Sittard, 23 Agustus 2026 – Penyerang Timnas Indonesia Ole Romeny mengalami malam yang sulit bersama Fortuna Sittard setelah menerima kartu merah langsung ketika pertandingan melawan AZ Alkmaar baru berjalan lima menit. Romeny yang tampil sebagai starter harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah dinilai melakukan pelanggaran keras terhadap pemain AZ Alkmaar, Mateo Chavez. Keputusan wasit Serdar Gozubuyuk tersebut membuat Fortuna Sittard harus bermain dengan 10 pemain hampir sepanjang pertandingan di Stadion Fortuna Sittard. Kondisi itu membuat tuan rumah kesulitan mengimbangi permainan AZ yang memiliki keunggulan jumlah pemain. Fortuna Sittard akhirnya harus menerima kekalahan 0-2 dalam pertandingan pekan ketiga Eredivisie 2026/2027 tersebut.
Romeny sebenarnya kembali mendapatkan kepercayaan untuk mengisi susunan pemain utama Fortuna Sittard setelah sebelumnya turut membantu tim meraih kemenangan pada pertandingan pekan kedua. Pemain yang menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia tersebut ditempatkan di lini depan, sementara kompatriotnya, Justin Hubner, juga dipercaya tampil sejak menit awal di lini pertahanan. Namun, pertandingan baru berjalan beberapa menit ketika insiden dengan Chavez terjadi. Romeny dianggap menginjak bagian engkel pemain AZ sehingga wasit langsung mengeluarkan kartu merah tanpa memberikan hukuman kartu kuning terlebih dahulu. Keputusan tersebut mengubah jalannya pertandingan karena Fortuna harus bermain dengan satu pemain lebih sedikit sejak fase awal laga.
Keluarnya Romeny membuat Fortuna Sittard berada dalam tekanan besar sepanjang pertandingan. AZ Alkmaar langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan meningkatkan intensitas serangan dan menguasai jalannya permainan. Statistik pertandingan memperlihatkan perbedaan yang cukup mencolok karena AZ mampu menciptakan 26 percobaan tembakan, sedangkan Fortuna hanya menghasilkan empat percobaan. Tekanan tersebut membuat pemain Fortuna lebih banyak berkonsentrasi menjaga pertahanan dan mencari kesempatan melalui serangan balik. Situasi menjadi semakin sulit karena mereka harus mempertahankan keseimbangan permainan selama hampir seluruh waktu pertandingan dengan komposisi yang tidak lengkap.
Meski unggul jumlah pemain, AZ Alkmaar tidak langsung mampu mencetak gol pada babak pertama. Pertahanan Fortuna Sittard masih mampu bertahan dari sejumlah tekanan dan peluang yang dibuat tim tamu. Penjaga gawang Fortuna juga memiliki peran penting dalam menjaga gawangnya tetap aman ketika AZ mendapatkan sejumlah kesempatan. Fortuna berusaha memperlambat tempo sekaligus menjaga jarak antarlini agar tidak memberikan ruang terlalu besar kepada para pemain AZ. Strategi bertahan tersebut membuat skor tetap tanpa gol hingga pertandingan memasuki babak kedua, meskipun AZ lebih dominan dalam penguasaan peluang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-58 ketika Jizz Hornkamp membawa AZ Alkmaar unggul. Gol tersebut menjadi titik penting karena Fortuna yang sudah bermain dengan 10 pemain harus mengejar ketertinggalan dalam kondisi stamina yang semakin terkuras. AZ kemudian semakin percaya diri untuk melanjutkan tekanan setelah mendapatkan keunggulan. Fortuna mencoba mencari peluang untuk menciptakan gol balasan, tetapi jumlah pemain yang tidak seimbang membuat usaha mereka untuk membangun serangan menjadi lebih sulit. Keunggulan AZ akhirnya bertahan hingga waktu normal hampir berakhir.
AZ kemudian memastikan kemenangan melalui gol kedua yang kembali dicetak Hornkamp pada menit ke-92. Penyerang tersebut memanfaatkan peluang di penghujung pertandingan untuk mencatatkan gol keduanya sekaligus memastikan AZ membawa pulang tiga poin dari markas Fortuna. Dua gol Hornkamp membuat Fortuna tidak mampu menyamakan kedudukan meskipun telah bertahan cukup lama sejak kehilangan Romeny. Hasil akhir 0-2 juga menjadi gambaran dominasi AZ sepanjang pertandingan, terutama dari sisi jumlah peluang yang tercipta. Fortuna harus menerima kenyataan bahwa perjuangan dengan 10 pemain sejak menit kelima akhirnya tidak cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan.
Bagi Romeny, kartu merah tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan awalnya bersama Fortuna Sittard musim ini. Sebelumnya, ia tampil sebagai bagian dari tim yang mengalahkan Cambuur dengan skor 3-1 pada pekan kedua dan memberikan kontribusi dalam permainan ofensif Fortuna. Penampilan tersebut membuat Romeny kembali mendapatkan kesempatan sebagai starter ketika menghadapi AZ. Namun, kartu merah pada pertandingan kali ini membuat kontribusinya terhenti sebelum pertandingan benar-benar berkembang. Ia kini harus menunggu perkembangan mengenai hukuman lanjutan yang dapat memengaruhi ketersediaannya pada pertandingan Fortuna berikutnya.
Kehadiran Justin Hubner di pertandingan tersebut juga menjadi perhatian bagi penggemar sepak bola Indonesia. Hubner dipercaya menjadi starter di lini belakang Fortuna dan harus bekerja lebih keras setelah timnya kehilangan Romeny pada menit-menit awal. Bermain dengan 10 pemain membuat lini pertahanan Fortuna mendapatkan tekanan yang jauh lebih besar dibandingkan situasi normal. Hubner bersama rekan-rekannya harus menjaga area pertahanan dari serangan AZ yang terus datang. Meskipun akhirnya kebobolan dua gol, Fortuna mampu mempertahankan skor tetap imbang hingga babak pertama sebelum akhirnya pertahanan mereka runtuh pada paruh kedua.
Kekalahan dari AZ juga membuat Fortuna Sittard harus mengevaluasi hasil awal mereka di Eredivisie musim 2026/2027. Setelah sempat meraih kemenangan 3-1 atas Cambuur pada pekan sebelumnya, Fortuna kini kehilangan poin ketika menghadapi salah satu tim yang tampil kuat pada awal musim. Sementara itu, AZ Alkmaar semakin memperlihatkan konsistensinya dengan mengamankan kemenangan ketiga dari tiga pertandingan dan mengoleksi sembilan poin. Fortuna berada di posisi kedelapan dengan empat poin setelah tiga pertandingan berdasarkan klasemen sementara yang dilaporkan setelah laga tersebut. Perbedaan hasil ini menunjukkan betapa pentingnya konsistensi bagi Fortuna ketika memasuki pertandingan-pertandingan berikutnya.
Kartu merah Ole Romeny pada menit kelima akhirnya menjadi salah satu momen paling menentukan dalam kekalahan Fortuna Sittard dari AZ Alkmaar. Bermain dengan 10 orang sejak awal membuat Fortuna harus mengubah strategi secara drastis dan lebih banyak bertahan sepanjang pertandingan. Meski mampu menjaga gawangnya tidak kebobolan pada babak pertama, tekanan AZ akhirnya menghasilkan dua gol setelah pertandingan memasuki paruh kedua. Bagi Romeny, kejadian tersebut menjadi pengalaman yang perlu dievaluasi menjelang pertandingan Fortuna berikutnya, terutama karena ia sebelumnya mulai mendapatkan kepercayaan sebagai pemain utama. Sementara itu, Fortuna harus segera bangkit dan memperbaiki performa agar kekalahan tersebut tidak mengganggu perjalanan mereka dalam persaingan Eredivisie musim ini.