Jakarta, 28 September 2026 –
Semangat mendukung Timnas Indonesia tidak hanya hadir selama 90 menit pertandingan. Antusiasme terhadap skuad Garuda kini semakin melekat dalam aktivitas sehari-hari para pendukung, mulai dari pertemuan komunitas, perjalanan, hingga gaya berpakaian. Momentum FIFA ASEAN Cup 2026 ikut memperkuat antusiasme tersebut seiring besarnya perhatian masyarakat terhadap perjalanan Timnas Indonesia. Dukungan di luar stadion pun menjadi bagian dari kultur sepak bola yang terus berkembang di Tanah Air.
Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi UNERD dengan Garuda Official Stores. Keduanya menghadirkan kampanye bertajuk “Satu Nusa. Satu Garuda” yang membawa identitas Timnas Indonesia ke dalam produk lifestyle. Kolaborasi tersebut terdiri atas lima rilisan eksklusif yang diperkenalkan secara bertahap. Konsepnya dirancang agar identitas Garuda tidak hanya terlihat ketika pertandingan berlangsung, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian pendukung.
Rilisan pertama dari kolaborasi tersebut diberi nama Thera Reco – The Nations. Produk ini merupakan reinterpretasi Thera Reco dengan kombinasi warna merah dan putih yang mengambil inspirasi dari identitas Timnas Indonesia. Karakternya dibuat ringan dan fleksibel sehingga dapat digunakan dalam berbagai aktivitas. Empat rilisan berikutnya dijadwalkan menyusul dengan interpretasi berbeda tetapi tetap membawa semangat dukungan yang sama.
Business & Brand Strategist UNERD M Jupaka menjelaskan sepak bola memiliki ruang yang lebih luas daripada pertandingan di lapangan. Menurutnya, sepak bola juga hidup melalui percakapan, pertemuan, perjalanan, hingga pilihan gaya para pendukungnya. Pandangan tersebut menjadi dasar kolaborasi yang berusaha menerjemahkan kultur suporter ke dalam produk keseharian. Dukungan terhadap Timnas Indonesia dengan demikian dapat diwujudkan dalam beragam bentuk tanpa terbatas pada kehadiran di stadion.
Besarnya kreativitas pendukung Garuda juga terlihat melalui berbagai aktivitas di tribune. Pada rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, misalnya, seorang suporter tampil mengenakan kostum Gatotkaca lengkap untuk memberikan semangat kepada Timnas Indonesia. Suporter bernama Farsan itu memilih tokoh pewayangan tersebut karena ingin membawa gambaran kesatria dan pemimpin ke tengah atmosfer pertandingan. Kehadiran atribut budaya menunjukkan dukungan kepada tim nasional dapat berpadu dengan ekspresi identitas Indonesia.
Berbagai bentuk ekspresi tersebut memperlihatkan bagaimana kultur suporter berkembang melampaui nyanyian dan kibaran bendera selama pertandingan. Merchandise, pakaian, komunitas, kreativitas tribune, hingga aktivitas keseharian menjadi medium lain untuk menunjukkan keterikatan dengan Timnas Indonesia. Pendekatan semacam ini juga membuat dukungan dapat terus berlangsung ketika pemain sedang tidak berada di lapangan. Identitas tim nasional akhirnya hadir lebih dekat dengan kehidupan para pendukungnya.
Semangat yang tidak berhenti setelah peluit akhir menjadi pesan utama di balik berbagai aktivitas tersebut. Pertandingan memang berlangsung selama 90 menit, tetapi dukungan terhadap Garuda dapat terus hidup melalui kebersamaan dan identitas yang dibangun para suporternya. Kolaborasi serta kreativitas pendukung menjadi bagian dari ekosistem sepak bola nasional yang semakin luas. Dengan cara itu, perjalanan Timnas Indonesia tidak hanya menjadi cerita para pemain di lapangan, tetapi juga milik masyarakat yang memilih terus menyertai langkah Garuda.