Jakarta, 27 September 2026 –
Kebakaran melanda sebuah restoran di Jalan Wijaya VI Nomor 14A, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (27/9/2026) siang. Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan mengerahkan 17 unit mobil pemadam serta 75 personel untuk menangani kobaran api. Petugas menambah kekuatan setelah pengerahan awal dilakukan guna mencegah api merambat ke bangunan di sekitar lokasi. Kebakaran akhirnya dapat dikendalikan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan Sjukri Bahanan mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 11.36 WIB. Petugas sektor setempat kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.46 WIB. Pada tahap awal, tiga unit pemadam dari Pos Kramat Pela dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Operasi pemadaman mulai dilakukan pada pukul 11.48 WIB sebelum jumlah armada dan personel ditambah.
Berdasarkan laporan petugas, seorang staf restoran sebelumnya melihat asap muncul dari bagian belakang bangunan sekitar pukul 11.32 WIB. Setelah diperiksa, api terlihat pada bagian atas cerobong exhaust. Karyawan tersebut sempat berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan atau APAR, tetapi api tidak berhasil dikendalikan. Ia kemudian keluar dari bangunan dan menghubungi pihak terkait hingga laporan diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran.
Petugas yang tiba di lokasi langsung berupaya membatasi pergerakan api agar tidak meluas. Jumlah armada kemudian ditingkatkan hingga mencapai 17 unit dengan dukungan 75 personel dari wilayah Jakarta Selatan. Upaya tersebut membuat api berhasil dilokalisasi pada pukul 12.10 WIB. Tiga menit kemudian, petugas memasuki tahap pendinginan untuk mengurai material yang masih mengeluarkan asap sekaligus memastikan tidak terdapat titik api yang dapat kembali menyala.
Seluruh operasi pemadaman kemudian dinyatakan selesai sekitar pukul 13.17 WIB. Kebakaran mengakibatkan sejumlah bagian restoran mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap serta sejumlah furnitur seperti meja dan kursi. Kerusakan juga terlihat pada bangunan yang berada di samping restoran. Setelah api dipadamkan, garis polisi dipasang di sekitar lokasi untuk mendukung penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Dugaan sementara mengarah pada gangguan kelistrikan sebagai pemicu kebakaran. Meski demikian, penyebab pasti masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut sehingga dugaan awal tersebut belum menjadi kesimpulan final. Besaran kerugian material akibat kebakaran juga belum diumumkan secara resmi. Informasi mengenai korban dalam kejadian tersebut juga belum dirinci dalam laporan awal yang tersedia.
Penanganan cepat dengan pengerahan belasan armada membantu mencegah kebakaran berkembang lebih luas di kawasan Melawai yang memiliki banyak bangunan usaha. Setelah proses pemadaman selesai, pemeriksaan lokasi menjadi tahap berikutnya untuk mengetahui penyebab pasti serta menghitung dampak kerusakan. Petugas juga perlu memastikan seluruh titik panas benar-benar padam sebelum area dinyatakan aman. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi pengelola tempat usaha untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik, cerobong, serta perangkat keselamatan kebakaran di dalam bangunan.