Jakarta, 25 Mei 2026 – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pembunuhan wanita yang jasadnya dibuang dari Tol BORR, Bogor. Tersangka bernama M Febryan alias Ambon diduga sempat memeras korban sebelum akhirnya melakukan pembunuhan dan membuang jasad korban ke Jalan Sholeh Iskandar. Informasi tersebut terungkap dalam pengembangan penyelidikan yang dilakukan Polresta Bogor Kota setelah pelaku berhasil ditangkap usai melarikan mobil korban. Kasus ini menjadi perhatian besar publik karena dinilai sangat keji dan dilakukan dengan rangkaian tindakan yang terencana. Polisi kini terus mendalami motif lengkap pelaku serta kemungkinan adanya unsur lain di balik aksi kriminal tersebut.
Korban diketahui sempat berpamitan kepada keluarganya untuk pergi ngopi pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB sebelum akhirnya ditemukan tewas beberapa jam kemudian. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, Febryan diduga melakukan penganiayaan terhadap korban di dalam mobil sebelum jasadnya dilempar dari jalan layang Tol BORR ke bawah. Setelah korban meninggal, pelaku kemudian membawa kabur mobil milik korban dan mencoba melarikan diri keluar kota. Polisi akhirnya berhasil menangkap Febryan di kawasan Tol Cisumdawu setelah kendaraan yang dibawanya mengalami kecelakaan saat dikejar petugas.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro menyatakan pelaku kini telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Polisi juga menegaskan bahwa tersangka dikenakan sejumlah pasal berlapis karena tindakan yang dilakukan dianggap sangat keji dan sadis. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengaku sakit hati terhadap korban setelah percakapan yang terjadi saat keduanya bertemu kembali sebagai teman lama semasa SMA. Namun aparat menegaskan penyidik masih terus mendalami kemungkinan motif lain, termasuk dugaan pemerasan terhadap korban sebelum pembunuhan terjadi.
Kasus ini kembali menyoroti tingginya perhatian masyarakat terhadap tindak kriminal brutal yang terjadi di ruang publik. Polisi menyebut berbagai barang bukti seperti kendaraan, rekaman CCTV, hingga keterangan saksi kini masih terus dianalisis untuk memperkuat konstruksi perkara. Pengamat kriminal menilai tindakan pelaku menunjukkan adanya unsur kekerasan yang dilakukan secara sadar dan sistematis sebelum mencoba menghilangkan jejak dengan membuang jasad korban dari tol. Proses hukum terhadap tersangka dipastikan akan terus berjalan dengan pengawasan ketat dari aparat penegak hukum.
Kasus pembunuhan di Tol BORR ini menjadi salah satu perkara kriminal yang paling menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat kini menunggu perkembangan lanjutan dari penyelidikan polisi untuk mengungkap seluruh fakta di balik aksi pembunuhan dan dugaan pemerasan tersebut. Aparat menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus secara transparan dan memastikan pelaku mendapat hukuman setimpal sesuai hukum yang berlaku.