Jakarta, 10 Mei 2026 – Rumah duka Haerul Saleh dipenuhi deretan karangan bunga ucapan belasungkawa dari berbagai pejabat, tokoh, dan kerabat sebagai bentuk penghormatan terakhir atas kepergian anggota Badan Pemeriksa Keuangan tersebut.
Karangan bunga terlihat memenuhi area sekitar rumah duka dengan berbagai pesan doa dan ungkapan kehilangan. Ucapan belasungkawa datang dari sejumlah institusi pemerintahan, kolega di lingkungan BPK, hingga tokoh masyarakat yang mengenal almarhum semasa hidupnya.
Suasana haru masih terasa di rumah duka ketika keluarga, sahabat, dan para pelayat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir. Banyak rekan kerja mengenang Haerul Saleh sebagai sosok pekerja keras, rendah hati, dan memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugas negara.
Kepergian almarhum disebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar BPK. Selama bertugas, Haerul Saleh dikenal aktif dalam berbagai kegiatan pemeriksaan dan pengawasan keuangan negara serta memiliki hubungan baik dengan banyak kalangan.
Selain karangan bunga, sejumlah pelayat juga tampak mengikuti doa bersama yang digelar di rumah duka sebelum jenazah diberangkatkan ke kampung halamannya di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Tangis keluarga pecah beberapa kali saat prosesi penghormatan berlangsung.
Ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai pihak melalui media sosial maupun pesan langsung kepada keluarga. Banyak yang mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi masa kehilangan.
Momen ini menjadi gambaran besarnya penghormatan dan rasa kehilangan atas sosok Haerul Saleh di mata rekan kerja maupun masyarakat. Kehadiran karangan bunga dari berbagai pihak mencerminkan luasnya hubungan dan kontribusi almarhum selama menjalankan pengabdian kepada negara.